Rabu, 21 Maret 2012

Tonari no sibafu wa aoku mieru.....
Rumput tetangga kelihatan lebih hijau dari rumput sendiri.

Aku sering merasa begitu. Sering merasa bahwa yang aku miliki selama ini belum cukup membuatku pantas untuk bahagia.Dan selalu cemburu melihat orang lain berkecukupan. Padahal mungkin saja pada saat yang bersamaan orang lain tersebut juga cemburu padaku (ge-er.com).

Tapi menurutku tidak ada salahnya memiliki rasa iri, karena itu akan memotivasi kita untuk menjadi seperti yang kita cemburui tersebut. Mungkin cemburu pada orang kaya, pada orang shaleh, pada orang baik, pada orang pintar, pada orang cantik, pada orang yang punya jabatan, de el el.

sampai sekarang aku juga masih terus cemburu, pada teman kantor ku yang pinter nulis. Pengen pinter juga tapi aku tak bisa. Akhirnya karena kepengen nulis juga, aku tulis saja apa yang ada di otakku ini. Hmm...... mungkin suatu saat aku juga akan pinter nulis juga.

Dan akhirnya rumput ku akan terlihat lebih hijau.......buatku.

Senin, 19 Maret 2012

Tidak ada yang lebih baik di dunia ini selain dicintai.

Sou desu ka.........

Yup, bukan hanya oleh seseorang yang memang kita "tuntut" untuk mencintai kita karena ijab qabul yang sakral itu, tetapi juga oleh orang-orang yang ada di depan rumah, di gang sebelah, tukang doorsmeer sepeda motor langganan, pemilik kedai sampah di seberang jalan, tukang buah di samping gang, dan tentu saja dengan orang-orang yang mau tidak mau harus berinteraksi dengan kita dari senin sampai jum'at di tempat kerja.

Iee.......
bukan berarti kita mencintai dengan persepsi bahwa harus memiliki (seperti yang kita lakukan pada pasangan), namun mencintai dalam arti sesungguhnya cinta; kepedulian dan empati. Tidak benar juga bahwa kita mencintai orang-orang di atas  yang notabene juga punya pasangan hidup.

Dulu aku selalu punya pertanyaan klise: seperti apa rasanya dicintai?
Pertanyaan yang muncul akibat rasa tidak disukai-yang awalnya oleh beberapa orang-teman-teman kampusku dulu. Dan aku dengan kemampuan keceriwisan yang aku punya selalu wara-wiri bertanya ke teman-teman 1 kos-an ku di Harmonika 8; seperti apa sih rasanya dicintai?
Sebagian besar menjawab klise; terasa indah, pasti menyenangkan, hari-hari terasa berbunga-bunga, dan lain-lain yang tentu saja bukan membuatku merasakan keindahan cinta, tapi justru membuatku sedikit eneg membayangkan jika suatu saat aku juga harus memiliki rasa itu.

Tetapi salah satu dari mereka yang memiliki karakter dengan tingkat ketenangan yang memukau menjawab dengan kalem ketika kusodorkan pertanyaan yang sama. Dengan cool beliau menjawab: "Hidup baru, dicintai akan membuat kita memperoleh hidup baru". Aku langsung menjabat tangannya tanda setuju dengan jawabannya.

Hidup baru..................
Dan aku merasa indahnya dicintai sejak 2 bulan yang lalu. Sedikit terlambat mengingat usiaku yang menginjak kepala tiga, tapi tentu saja lebih baik daripada tidak sama sekali.


New life.............




Jumat, 16 Maret 2012

Plum............nama lain sakura

Aku memilih Ploem (baca:plum) sebagai namaku.

Aku begitu menyukai sakura, bunga terkenal yang hanya ada di jepang (katanya). Akibat tidak boleh membuat sakura menjadi "gelar kebesaran" ku di dunia maya ini, yang membuatku berkeringat cukup banyak untuk memastikan blog ini dapat ku"kuasai", maka ku putuskan menggantinya dengan Ploem. Setidaknya ada kesamaan genus antara keduanya.


Dan pada akhirnya, here i am.........

Hajime mashite.......